Menafsirkan korelasi
Sekarang Anda akan mempelajari cara menghitung korelasi antara imbal hasil obligasi dan imbal hasil ekuitas. Sama seperti volatilitas, korelasi ini bersifat dinamis. Karena itu, Anda perlu membedakan antara analisis statis yang menghitung korelasi pada seluruh sampel dan analisis dinamis yang menghitung korelasi pada sampel bergulir. Ini serupa dengan analisis yang Anda lakukan untuk evaluasi kinerja yang berubah seiring waktu dalam hal rerata imbal hasil dan volatilitas.
Dalam latihan ini Anda akan mempelajari 3 fungsi baru dari paket PerformanceAnalytics: chart.Scatter(), chart.Correlation(), dan chart.RollingCorrelation().
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Pengantar Analisis Portofolio di R
Petunjuk latihan
- Plot imbal hasil ekuitas (
returns_equities) terhadap imbal hasil obligasi (returns_bonds) menggunakan fungsichart.Scatter()dengan imbal hasil obligasi pada sumbu x. Apakah Anda melihat hubungan? - Hitung korelasi antara variabel
returns_bondsdanreturns_equitiesmenggunakancor(). - Gabungkan
returns_bondsdanreturns_equitiesmenggunakanmerge(). Beri namareturns. - Hitung dan visualisasikan kembali korelasi tersebut menggunakan chart.Correlation() dengan
returnssebagai argumen. - Hitung estimasi bergulir 24 bulan untuk korelasi obligasi–ekuitas menggunakan fungsi
chart.RollingCorrelation().
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Create a scatter plot
chart.Scatter(___, ___, xlab = "bond returns", ylab = "equity returns", main = "bond-equity returns")
# Find the correlation
# Merge returns_bonds and returns_equities
returns <- merge(___, ___)
# Find and visualize the correlation using chart.Correlation
# Visualize the rolling estimates using chart.RollingCorrelation
chart.RollingCorrelation(___, ___, width = ___)