Siapa pelakunya?
Pada video sebelumnya, Anda melihat perbedaan antara anggaran alokasi modal dan anggaran risiko. Dalam latihan ini, Anda akan menyusun anggaran risiko, dan mengetahui seberapa besar kontribusi risiko masing-masing aset (dalam persen) terhadap volatilitas total portofolio.
Untuk latihan terakhir ini, Anda akan menghitung kontribusi risiko untuk portofolio yang kembali diinvestasikan 40% pada saham, 40% pada obligasi, 10% pada properti, dan 10% pada komoditas. Fungsi StdDev() berperan penting dalam latihan ini. Fungsi StdDev() membuat daftar simpangan baku aset ($StdDev), kontribusi risikonya ($contribution), dan persentase kontribusi risikonya ($pct_contrib_StdDev).
Anda akan menggunakan tiga argumen dalam fungsi StdDev() untuk melakukan perhitungan ini. Pertama adalah R, yaitu vektor, matriks, data frame, deret waktu, atau objek zoo berisi return. Kedua adalah portfolio_method, yang akan Anda setel ke component, dan ketiga adalah weights.
Objek returns sudah dimuat di ruang kerja Anda.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Pengantar Analisis Portofolio di R
Petunjuk latihan
- Buat sebuah vector bobot portofolio bernama
weights. Ingat, urutan berpengaruh! - Hitung anggaran volatilitas Anda menggunakan
StdDev()pada deret returnreturns. Setelportfolio_method = "component"danweightssama dengan vektorweightsyang Anda buat. Beri nama hasilnyavol_budget. - Gabungkan bobot dan persentase kontribusi risiko dalam sebuah tabel bernama
weights_percriskmenggunakancbind(). - Cetak tabel tersebut dan perhatikan seberapa berbeda persentase kontribusi risiko dibandingkan dengan bobot portofolio.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Create portfolio weights
# Create volatility budget
vol_budget <- StdDev(___, portfolio_method = "___", weights = ___)
# Make a table of weights and risk contribution
colnames(weights_percrisk) <- c("weights", "perc vol contrib")
# Print the table