BIBD - fungsi ginjal kucing
Agar benar-benar memahami seperti apa BIBD, mari kita membangun himpunan data yang memuat BIBD dari awal.
Misalkan kita ingin menguji perbedaan antara empat jenis makanan basah dalam diet kucing terhadap fungsi ginjal mereka. Namun, makanan kucing itu mahal, jadi kita hanya akan menguji 3 jenis makanan per blok untuk menghemat biaya. Faktor pemblokiran adalah color kucing, karena kita tidak tertarik menjadikannya bagian dari eksperimen. Hasil (outcome) akan berupa kadar kreatinin darah yang terukur, sebuah indikator fungsi dan disfungsi ginjal pada kucing maupun manusia.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Perancangan Eksperimen di R
Petunjuk latihan
- Fungsi kustom
lambda()telah dimuat untuk Anda. Hitunglambdadengant= 4,k= 3, danr= 3 untuk memastikan BIBD memungkinkan. - Jalankan kodenya untuk menyusun himpunan data. Anda dapat melihat urutan perlakuan makanan yang digunakan pada setiap blok.
- Buat
cat_modeldenganaov()sesuai deskripsi eksperimen di atas dan periksa hasilnya dengansummary(). Apakah jenis makanan basah berdampak pada kadar kreatinin?
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Calculate lambda
___
# Build the data.frame
creatinine <- c(1.98, 1.97, 2.35, 2.09, 1.87, 1.95, 2.08, 2.01, 1.84, 2.06, 1.97, 2.22)
food <- as.factor(c("A", "C", "D", "A", "B", "C", "B", "C", "D", "A", "B", "D"))
color <- as.factor(rep(c("Black", "White", "Orange", "Spotted"), each = 3))
cat_experiment <- as.data.frame(cbind(creatinine, food, color))
# Create cat_model and examine with summary()
___ <- ___ (___ ~ ___ + color, data = ___)
___