Pengantar resampling frekuensi
Model faktor risiko sering kali bergantung pada data dengan frekuensi yang berbeda. Contoh umum adalah saat menggunakan data makroekonomi triwulanan, seperti harga, tingkat pengangguran, dan sebagainya, bersama data keuangan yang umumnya harian (bahkan intra-harian). Untuk menggunakan kedua sumber data dalam model yang sama, data berfrekuensi lebih tinggi perlu di-resample agar sesuai dengan data berfrekuensi lebih rendah.
Objek Pandas DataFrame dan Series memiliki metode bawaan .resample() yang menentukan frekuensi yang lebih rendah. Metode ini dirangkai dengan metode untuk membuat statistik frekuensi lebih rendah, seperti .mean() untuk rata-rata data dalam periode frekuensi baru, atau .min() untuk nilai minimum dari data.
Dalam latihan ini Anda akan berlatih mengonversi data returns harian ke frekuensi mingguan dan triwulanan.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Manajemen Risiko Kuantitatif dengan Python
Petunjuk latihan
- Konversi
returnske rata-rata frekuensi triwulananreturns_qmenggunakan metode.resample()dan.mean(). - Periksa bagian awal
returns_q, perhatikan bahwa metode.resample()otomatis menangani indeks tanggal untuk Anda. - Sekarang konversi
returnske nilai minimum frekuensi mingguanreturns_w, menggunakan metode.min(). - Periksa bagian awal
returns_w.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Convert daily returns to quarterly average returns
returns_q = returns.____('Q').____
# Examine the beginning of the quarterly series
print(returns_q.____)
# Now convert daily returns to weekly minimum returns
returns_w = ____.resample('W').____
# Examine the beginning of the weekly series
print(returns_w.____)