Heatmap hierarkis berdasarkan condition
Saat melakukan penilaian kualitas pada data hitungan, kita perlu mentransformasi hitungan yang telah dinormalisasi agar varians lebih mudah divisualisasikan untuk analisis pengelompokan tanpa supervisi. Untuk menilai kesamaan sampel smoc2 menggunakan heatmap hierarkis, transformasikan hitungan yang dinormalisasi dan lakukan analisis pengelompokan hierarkis. Asumsikan semua pustaka telah dimuat, objek DESeq2 telah dibuat, dan faktor ukuran telah disimpan dalam objek DESeq2, dds_smoc2.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
RNA-Seq dengan Bioconductor di R
Petunjuk latihan
- Transformasikan hitungan yang dinormalisasi dari objek
dds_smoc2menggunakan fungsivst()dengan argumenblinddan simpan kevsd_smoc2. - Ekstrak matriks hitungan tertransformasi yang dinormalisasi dari objek
vsd_smoc2menggunakan fungsiassay()dan simpan sebagaivsd_mat_smoc2. - Hitung nilai korelasi antarsampel dan simpan ke
vsd_cor_smoc2. - Buat heatmap dari nilai korelasi menggunakan
pheatmap()dengan bilah anotasi yang menunjukkanconditiondari data framesmoc2_metadata.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Transform the normalized counts
vsd_smoc2 <- ___(___, ___)
# Extract the matrix of transformed counts
vsd_mat_smoc2 <- ___(___)
# Compute the correlation values between samples
vsd_cor_smoc2 <- ___(___)
# Plot the heatmap
___(___, annotation = select(___, ___))