Autokorelasi deret waktu non-musiman
Cara lain untuk melihat data deret waktu adalah dengan memetakan setiap observasi terhadap observasi lain yang terjadi beberapa waktu sebelumnya menggunakan gglagplot(). Sebagai contoh, Anda dapat memetakan \(y_t\) terhadap \(y_{t-1}\). Ini disebut plot lag karena Anda memetakan deret waktu terhadap lag dari dirinya sendiri.
Korelasi yang terkait dengan plot lag membentuk apa yang disebut autocorrelation function (ACF). Fungsi ggAcf() menghasilkan plot ACF.
Dalam latihan ini, Anda akan bekerja dengan data oil yang sudah dimuat (tersedia dalam paket fpp2), yang berisi produksi minyak tahunan di Arab Saudi dari 1965–2013 (diukur dalam juta ton).
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Peramalan di R
Petunjuk latihan
- Gunakan fungsi
autoplot()untuk memetakan dataoil. - Untuk data
oil, petakan hubungan antara \(y_t\) dan \(y_{t-k}\), \(k=1,\dots,9\) menggunakan salah satu dari dua fungsi yang diperkenalkan di atas. Perhatikan bagaimana hubungan tersebut berubah seiring bertambahnya lag. - Demikian pula, petakan korelasi yang terkait dengan setiap plot lag menggunakan fungsi baru lain yang sesuai.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Create an autoplot of the oil data
___
# Create a lag plot of the oil data
___
# Create an ACF plot of the oil data
___