Mensimulasikan model ARMA
Seperti yang kita lihat di video, setiap deret waktu stasioner dapat dituliskan sebagai kombinasi linear dari white noise. Selain itu, setiap model ARMA memiliki bentuk ini, sehingga cocok untuk memodelkan deret waktu stasioner.
R menyediakan fungsi sederhana bernama arima.sim() untuk menghasilkan data dari model ARMA. Misalnya, sintaks untuk menghasilkan 100 observasi dari MA(1) dengan parameter 0,9 adalah arima.sim(model = list(order = c(0, 0, 1), ma = .9 ), n = 100). Anda juga dapat menggunakan order = c(0, 0, 0) untuk menghasilkan white noise.
Dalam latihan ini, Anda akan menghasilkan data dari berbagai model ARMA. Untuk setiap perintah, hasilkan 200 observasi dan buat plot hasilnya.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Model ARIMA di R
Petunjuk latihan
- Gunakan
arima.sim()danplot()untuk menghasilkan dan memplot white noise. - Gunakan
arima.sim()danplot()untuk menghasilkan dan memplot MA(1) dengan parameter 0,9. - Gunakan
arima.sim()danplot()untuk menghasilkan dan memplot AR(2) dengan parameter 1,5 dan -0,75.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Generate and plot white noise
WN <-
# Generate and plot an MA(1) with parameter .9
MA <-
# Generate and plot an AR(2) with parameters 1.5 and -.75
AR <-