Peramalan ARIMA tersimulasi
Sekarang Anda telah mahir memasangkan model ARIMA, Anda dapat menggunakan keterampilan tersebut untuk melakukan peramalan. Pertama, Anda akan bekerja dengan data tersimulasi.
Kami menghasilkan 120 observasi dari model ARIMA(1,1,0) dengan parameter AR 0,9. Datanya berada di y dan 100 observasi pertama berada di x. Observasi ini telah diplot untuk Anda. Anda akan memasangkan model ARIMA(1,1,0) pada data di x dan memverifikasi bahwa modelnya sesuai dengan baik. Lalu gunakan sarima.for() dari astsa untuk meramalkan data 20 periode waktu ke depan. Anda kemudian akan membandingkan hasil peramalan dengan data aktual di y.
Sintaks dasar untuk peramalan adalah sarima.for(data, n.ahead, p, d, q) di mana n.ahead adalah bilangan bulat positif yang menetapkan cakrawala peramalan. Nilai prediksi dan galat bakunya akan dicetak, data diplot berwarna hitam, dan peramalan berwarna merah disertai dua batas galat kuadrat rerata prediksi sebagai garis putus-putus biru.
Paket astsa sudah dimuat sebelumnya dan data (x) serta data berdiferensiasi (diff(x)) sudah diplot.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Model ARIMA di R
Petunjuk latihan
- Plot ACF dan PACF sampel dari data yang sudah didiferensiasi untuk menentukan model.
- Gunakan
sarima()untuk memasangkan ARIMA(1,1,0) pada data. Periksa keluaran perintahsarima()Anda untuk menilai kesesuaian dan diagnostik model. - Gunakan
sarima.for()untuk meramalkan data 20 periode waktu ke depan. Bandingkan dengan nilai aktual.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Plot P/ACF pair of differenced data
# Fit model - check t-table and diagnostics
# Forecast the data 20 time periods ahead
sarima.for(x, n.ahead = ___, p = ___, d = ___, q = ___)
lines(y)