Pembedaan (Differencing)
Seperti terlihat pada video, ketika suatu deret waktu bersifat trend stationary, deret tersebut akan berperilaku stasioner di sekitar suatu tren. Contoh sederhana adalah \(Y_t = \alpha + \beta t + X_t\) dengan \(X_t\) bersifat stasioner.
Jenis model lain untuk tren adalah random walk, yang berbentuk \(X_t = X_{t-1} + W_t\), dengan \(W_t\) berupa white noise. Disebut random walk karena pada waktu ke-\(t\) proses berada pada posisi waktu ke-\(t-1\) ditambah gerakan yang sepenuhnya acak. Untuk random walk dengan drift, sebuah konstanta ditambahkan ke model dan akan menyebabkan random walk bergeser mengikuti arah drift (positif atau negatif).
Kami telah melakukan simulasi dan memplot data dari model-model ini. Perhatikan perbedaan perilaku kedua model tersebut.
Pada kedua kasus, pembedaan sederhana dapat menghilangkan tren dan memaksa data menjadi stasioner. Pembedaan melihat selisih antara nilai deret waktu pada suatu titik waktu dan nilai sebelumnya. Artinya, dihitung \(X_t - X_{t-1}\).
Untuk memeriksa bahwa ini berhasil, Anda akan melakukan pembedaan pada setiap deret waktu yang dihasilkan dan memplot deret yang telah dihilangkan trennya. Jika deret waktu berada dalam x, maka diff(x) akan menghasilkan deret tanpa tren yang diperoleh dengan pembedaan. Untuk memplot deret tanpa tren tersebut, cukup gunakan plot(diff(x)).
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Model ARIMA di R
Petunjuk latihan
- Dalam satu baris, lakukan pembedaan dan plot deret trend stationary pada
yyang telah dihilangkan trennya dengan menempatkan pemanggilandiff()di dalam pemanggilanplot(). Apakah hasilnya tampak stasioner? - Lakukan hal yang sama untuk
x. Apakah hasilnya tampak stasioner?
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Plot detrended y (trend stationary)
# Plot detrended x (random walk)