Menambahkan moving average ke data keuangan
Salah satu indikator paling populer untuk ditambahkan ke strategi trading adalah simple moving average (SMA) 200 hari. Ini adalah indikator teknikal yang merepresentasikan rata-rata harga penutupan suatu saham selama 200 hari terakhir. Moving average lainnya dapat memiliki panjang berbeda, seperti 50 hari, 100 hari, dan seterusnya.
Setiap kali harga berada di atas moving average 200 hari, biasanya berbagai hal baik terjadi, seperti aset yang terapresiasi harganya, volatilitas rendah, dan sebagainya. Visualisasi jangka panjang dapat membantu menjelaskan mengapa indikator ini sering disebut.
Paket TTR memiliki fungsi untuk menghitung moving average, yaitu SMA(), yang menerima deret harga x dan menghitung mean aritmetika selama n hari. Pemanggilan SMA() dengan jendela lookback 50 hari dapat terlihat seperti berikut:
SMA(Cl(GDX), n = 50)
Dalam latihan ini, Anda akan menggunakan fungsi SMA(). Paket quantmod dan TTR sudah dimuat ke dalam workspace Anda, begitu pula objek SPY.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Perdagangan Finansial dengan R
Petunjuk latihan
- Buat plot harga penutupan
SPY. - Gunakan fungsi
lines()untuk menambahkan SMA 200 hari dari harga penutupanSPY. Warnai garisnya merah dengan menyetel argumencolke"red".
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Plot the closing prices of SPY
___(___(___))
# Add a 200-day SMA using lines()
lines(___(___(___), n = ___), col = ___)