Fungsi SMA dan RSI
Selamat datang di bab tentang indikator! Indikator adalah transformasi data pasar yang digunakan untuk menghasilkan sinyal atau menyaring noise. Indikator menjadi tulang punggung banyak sistem perdagangan, dan sistem yang akan Anda bangun dalam kursus ini menggunakan beberapa di antaranya.
Simple moving average (SMA) dan relative strength index (RSI) adalah dua indikator klasik. Seperti yang Anda lihat di Bab 1, SMA adalah rerata bergerak aritmetika dari harga-harga sebelumnya, sedangkan RSI adalah indikator osilasi berbatas yang berkisar dari 0 hingga 100. Fungsi masing-masing, SMA() dan RSI(), menerima serangkaian harga, yang masing-masing dilambangkan dengan x dan price, serta periode tinjau balik n, contohnya:
SMA(x = Cl(GDX), n = 50)
RSI(price = Cl(GDX), n = 50)
Dalam latihan ini, Anda akan berlatih memanggil fungsi dasar untuk indikator-indikator tersebut. Paket quantmod dan TTR serta data SPY telah dimuat untuk Anda.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Perdagangan Finansial dengan R
Petunjuk latihan
- Buat SMA 200 hari dari harga penutupan
SPY. Beri namaspy_sma. - Buat RSI dengan periode tinjau balik
nselama 3 hari menggunakan harga penutupanSPY. Beri namaspy_rsi.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Create a 200-day SMA
spy_sma <- SMA(___)
# Create an RSI with a 3-day lookback period
spy_rsi <- RSI(___)