Mendiskontokan arus kas obligasi dengan yield yang diketahui
Setelah menyusun arus kas obligasi, kini kita dapat melalui langkah-langkah menghitung nilai kini dari setiap arus kas dan menilai obligasi tersebut. Ingat bahwa nilai obligasi adalah jumlah dari nilai kini seluruh arus kasnya.
Dalam latihan ini, Anda akan menghitung faktor nilai kini yang sesuai, pv_factor, untuk setiap arus kas, sehingga kita dapat menghitung nilai kini pv dari masing-masing arus kas. Anda kemudian akan menjumlahkan pv untuk menemukan nilai obligasi.
Ingat bahwa obligasi ini memiliki yield sebesar 6%, yang berfungsi sebagai tingkat diskonto. Data frame yang Anda buat pada latihan sebelumnya, cf, tersedia di ruang kerja Anda.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Penilaian dan Analisis Obligasi di R
Petunjuk latihan
- Buat kolom baru,
t, dalam data framecfAnda untuk menunjukkan tahun saat arus kas diterima. Perhatikan bahwa untuk keperluan Anda, tahun setara dengan nama baris dalam data frame Anda (1,2,3, dll.). Ini berarti Anda dapat langsung menggunakanrownames()untuk mengisit. Gunakanas.numeric()untuk memastikan nilaitbertipe numerik. - Buat kolom baru lainnya,
pv_factor, dalam objekcfuntuk menyimpan faktor nilai kini setiap tahun. Ingat bahwa faktor nilai kini setiap tahun dihitung sebagai 1 dibagi dengan 1 + tingkat yield (dalam hal ini 6% atau0.06) dipangkatkan dengan variabel waktu Anda (t). - Buat kolom
pvdicfuntuk menyimpan nilai kini arus kas setiap tahun. Nilai kini dihitung sebagai arus kas (cf) dikalikan dengan faktor nilai kini tahun tersebut (pv_factor). - Terakhir, gunakan
sum()untuk menjumlahkan nilai dalampvguna menemukan nilai obligasi.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Add column t to cf
cf$t <- as.numeric(___(___))
# Calculate pv_factor
cf$pv_factor <- 1 / (1 + ___)^___
# Calculate pv
cf$pv <- ___ * ___
# Calculate the bond price
sum(___$___)