MulaiMulai sekarang secara gratis

Apa saja koefisiennya?

Untuk memahami perbedaan antara parameter model yang dipasangkan (fitted) dan hyperparameter, kita akan meninjau lebih dekat parameter yang dipasangkan tersebut: dalam model linear sederhana kita, yaitu koefisien. Himpunan data breast_cancer_data sudah dimuat untuk Anda dan pemanggilan model linear telah dijalankan seperti pada pelajaran sebelumnya, sehingga Anda dapat langsung mengakses objek linear_model.

Dalam model linear kita, kita dapat mengekstrak koefisien dengan cara berikut: linear_model$coefficients. Kita juga dapat memvisualisasikan hubungan yang dimodelkan dengan sebuah plot.

Ingat, model linear memiliki rumus dasar: y = x * slope + intercept

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Penyetelan Hyperparameter di R

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Jelajahi koefisien dari linear_model di konsol.
  • Plot garis regresi dengan ggplot2.
  • Tetapkan koefisien yang benar ke slope dan intercept.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

library(ggplot2)

# Plot linear relationship.
ggplot(data = breast_cancer_data, 
        aes(x = symmetry_mean, y = concavity_mean)) +
  geom_point(color = "grey") +
  ___(slope = ___$___[___], 
      intercept = ___$___[___])
Edit dan Jalankan Kode