Pencarian acak dengan h2o
Selanjutnya, Anda akan menggunakan random search. Pustaka h2o dan seeds_train_data telah dimuat untuk Anda dan kode berikut telah dijalankan:
h2o.init()
seeds_train_data_hf <- as.h2o(seeds_train_data)
y <- "seed_type"
x <- setdiff(colnames(seeds_train_data_hf), y)
seeds_train_data_hf[, y] <- as.factor(seeds_train_data_hf[, y])
sframe <- h2o.splitFrame(seeds_train_data_hf, seed = 42)
train <- sframe[[1]]
valid <- sframe[[2]]
dl_params <- list(hidden = list(c(50, 50), c(100, 100)),
epochs = c(5, 10, 15),
rate = c(0.001, 0.005, 0.01))
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Penyetelan Hyperparameter di R
Petunjuk latihan
- Definisikan sebuah objek search criteria yang menetapkan random search dengan waktu jalan maksimum 10 detik.
- Tambahkan objek search criteria ini pada tempat yang sesuai dalam fungsi
h2o.griduntuk melatih model acak.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Define search criteria
search_criteria <- list(strategy = ___,
___ = 10, # this is way too short & only used to keep runtime short!
seed = 42)
# Train with random search
dl_grid <- h2o.grid("deeplearning",
grid_id = "dl_grid",
x = x,
y = y,
training_frame = train,
validation_frame = valid,
seed = 42,
hyper_params = dl_params,
___ = ___)