MulaiMulai sekarang secara gratis

Uji hipotesis: Apakah paruh lebih dalam pada 2012?

Plot ECDF dan penentuan interval kepercayaan Anda cukup jelas menunjukkan bahwa paruh G. scandens di Daphne Major menjadi lebih dalam. Namun, mungkinkah efek ini hanya karena kebetulan acak? Dengan kata lain, berapa probabilitas kita mendapatkan selisih mean kedalaman paruh yang teramati jika mean keduanya sama?

Harap berhati-hati! Hipotesis yang kita uji bukan bahwa kedalaman paruh berasal dari distribusi yang sama. Untuk itu kita bisa menggunakan uji permutasi. Hipotesisnya adalah bahwa mean keduanya sama. Untuk melakukan uji hipotesis ini, kita perlu menggeser kedua himpunan data agar memiliki mean yang sama, lalu menggunakan bootstrap sampling untuk menghitung selisih mean.

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Pemikiran Statistik dengan Python (Bagian 2)

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Buat array gabungan dari kedalaman paruh tahun 1975 dan 2012, lalu hitung dan simpan meannya.
  • Geser bd_1975 dan bd_2012 sehingga mean masing-masing sama dengan nilai yang baru saja Anda hitung untuk himpunan data gabungan.
  • Ambil 10.000 bootstrap replicate dari mean, masing-masing untuk kedalaman paruh tahun 1975 dan 2012.
  • Kurangkan replicate tahun 1975 dari replicate tahun 2012 untuk mendapatkan bootstrap replicate dari selisihnya.
  • Hitung dan cetak p-value. Selisih mean teramati yang Anda hitung pada latihan terakhir masih ada di namespace Anda sebagai mean_diff.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

# Compute mean of combined data set: combined_mean
combined_mean = ____(____((bd_1975, bd_2012)))

# Shift the samples
bd_1975_shifted = ____
bd_2012_shifted = ____

# Get bootstrap replicates of shifted data sets
bs_replicates_1975 = ____
bs_replicates_2012 = ____

# Compute replicates of difference of means: bs_diff_replicates
bs_diff_replicates = ____

# Compute the p-value
p = np.sum(____ >= ____) / len(____)

# Print p-value
print('p =', p)
Edit dan Jalankan Kode