MulaiMulai sekarang secara gratis

Uji hipotesis pada korelasi Pearson

Korelasi yang teramati antara buta huruf perempuan dan fertilitas bisa saja terjadi karena kebetulan; fertilitas suatu negara bisa jadi sepenuhnya independen dari tingkat buta hurufnya. Anda akan menguji hipotesis ini. Untuk melakukannya, permutasikan nilai buta huruf tetapi biarkan nilai fertilitas tetap. Ini mensimulasikan hipotesis bahwa keduanya benar-benar independen satu sama lain. Untuk setiap permutasi, hitung koefisien korelasi Pearson dan nilai berapa banyak replikasi permutasi Anda yang memiliki koefisien korelasi Pearson lebih besar daripada yang teramati.

Fungsi pearson_r() yang Anda tulis di bagian awal kursus ini untuk menghitung koefisien korelasi Pearson sudah tersedia untuk Anda.

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Pemikiran Statistik dengan Python (Bagian 2)

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Hitung korelasi Pearson teramati antara illiteracy dan fertility.
  • Inisialisasi sebuah array untuk menyimpan replikasi permutasi Anda.
  • Tulis for loop untuk menggambar 10.000 replikasi:
    • Permutasikan pengukuran illiteracy menggunakan np.random.permutation().
    • Hitung korelasi Pearson antara array buta huruf yang dipermutasi, illiteracy_permuted, dan fertility.
  • Hitung dan cetak nilai p dari replikasi tersebut.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

# Compute observed correlation: r_obs
r_obs = ____

# Initialize permutation replicates: perm_replicates
perm_replicates = np.empty(10000)

# Draw replicates
for ____ in ____:
    # Permute illiteracy measurments: illiteracy_permuted
    illiteracy_permuted = ____

    # Compute Pearson correlation
    perm_replicates[i] = ____

# Compute p-value: p
p = ____
print('p-val =', p)
Edit dan Jalankan Kode