Merangkum opportunity cost (2)
Sekarang setelah Anda membuat distribusi pengacakan, Anda akan menggunakannya untuk menilai apakah perbedaan proporsi yang teramati konsisten dengan perbedaan nol. Anda akan mengukur konsistensi ini (atau ketidakselarasannya) dengan p-value, yaitu proporsi perbedaan hasil permutasi yang lebih kecil atau sama dengan perbedaan yang teramati.
Himpunan data hasil permutasi dan statistik teramati asli tersedia di workspace Anda masing-masing sebagai opp_perm dan diff_orig.
Gunakan visualize dan get_p_value dari fungsi bawaan infer. Ingat bahwa statistik nol berada di atas perbedaan asli, sehingga p-value (yang merepresentasikan seberapa sering nilai nol lebih ekstrem) dihitung dengan menghitung banyaknya nilai nol yang less daripada perbedaan asli.
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Dasar-dasar Inferensi di R
Petunjuk latihan
- Pertama,
visualizedistribusi sampling dari statistik hasil permutasi dengan menandai posisiobs_stat = diff_orig, dan mewarnai nilai di bawahnya dengan perintahdirection = "less". - Lalu
get_p_valuedihitung sebagai proporsi statistik permutasi yangdirection = "less"daripadaobs_stat = diff_orig. - Sebagai cara alternatif untuk menghitung p-value, gunakan
summarize()danmean()untuk mencari proporsi saat perbedaan hasil permutasi dalamopp_perm(disebutstat) lebih kecil atau sama dengan perbedaan yang teramati (disebutdiff_orig). - Anda dapat menguji pemahaman dengan mencoba:
direction = "greater",direction = "two_sided", dandirection = "less"sebelum mengirimkan jawaban Anda untukvisualizedanget_p_value.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Visualize the statistic
opp_perm %>%
___(___, ___)
# Calculate the p-value using `get_p_value`
opp_perm %>%
___(___, ___)
# Calculate the p-value using `summarize`
opp_perm %>%
summarize(p_value = ___)