Memilih model terbaik
Sekarang gunakan pengetahuan Anda tentang cara menemukan dan menafsirkan statistik kecocokan model absolut dan relatif untuk memilih model terbaik bagi data Anda. Saat saya memperkenalkan himpunan data ini, saya mengatakan bahwa butir-butirnya secara teoretis memuat pada lima faktor, tetapi Anda mungkin melihat bahwa scree plot Anda menunjukkan enam faktor. Anda mungkin bertanya-tanya mana yang sebaiknya diikuti. Jangan khawatir — Anda dapat menggunakan statistik kecocokan untuk membuat keputusan empiris tentang berapa banyak faktor yang akan digunakan.
Pertama, Anda akan menggunakan himpunan data bfi_EFA untuk menjalankan EFA dengan masing-masing jumlah faktor yang dihipotesiskan. Lalu, Anda dapat melihat BIC, yang merupakan statistik kecocokan relatif, untuk membandingkan model. Ingat, BIC terendah yang paling disukai!
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Analisis Faktor di R
Petunjuk latihan
- Jalankan kedua EFA pada himpunan data
bfi_EFA— satu dengan lima faktor sesuai teori, dan satu lagi dengan enam faktor sesuai nilai eigen. - Lihat nilai BIC untuk masing-masing model. BIC disimpan dalam elemen daftar
BICdari objek hasil.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Run each theorized EFA on your dataset
bfi_theory <- ___(___, nfactors = ___)
bfi_eigen <- ___(___, nfactors = ___)
# Compare the BIC values
___
___