Contoh skala divergen
Mari kita lihat himpunan data lain di mana skala warna bawaan kurang tepat. Raster migration ini berisi estimasi jumlah bersih orang yang pindah masuk ke setiap sel raster antara tahun 1990 dan 2000. Angka positif menunjukkan imigrasi bersih, sedangkan angka negatif menunjukkan emigrasi. Perhatikan:
tm_shape(migration) +
tm_raster() +
tm_legend(outside = TRUE,
outside.position = c("bottom"))
Skala warna default terlihat kurang membantu, tetapi tmap sebenarnya melakukan sesuatu yang cukup cerdas: paket ini otomatis memilih skala warna divergen. Skala divergen tepat digunakan karena perpindahan penduduk yang besar bisa berupa angka positif besar ATAU negatif besar (dalam magnitudo). Nol (yakni tidak ada migrasi bersih) merupakan titik tengah yang alami.
tmap memilih skala divergen ketika terdapat nilai positif dan negatif pada variabel yang dipetakan dan menetapkan nol sebagai titik tengah. Ini tidak selalu pendekatan yang tepat. Bayangkan Anda memetakan perubahan relatif dalam persen; 100% mungkin menjadi titik tengah yang paling intuitif. Jika Anda memerlukan sesuatu yang berbeda, cara terbaik adalah membuat palet divergen (dengan jumlah langkah ganjil, sehingga ada warna tengah) dan menentukan break sendiri.
Mari kita lihat apakah Anda bisa membuat peta yang lebih informatif dengan menambahkan skala divergen secara manual.
(Sumber data: de Sherbinin, A., M. Levy, S. Adamo, K. MacManus, G. Yetman, V. Mara, L. Razafindrazay, B. Goodrich, T. Srebotnjak, C. Aichele, dan L. Pistolesi. 2015. Global Estimated Net Migration Grids by Decade: 1970-2000. Palisades, NY: NASA Socioeconomic Data and Applications Center (SEDAC). http://dx.doi.org/10.7927/H4319SVC Diakses 27 Sep 2016)
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Memvisualisasikan Data Geospasial di R
Petunjuk latihan
- Cetak
migrationuntuk memverifikasi bahwa objek ini adalahRasterLayerdan periksa rentang nilai migrasinya. - Buat palet divergen bernama
red_graydengan 7 warna dari palet"RdGy"diRColorBrewer. - Gunakan himpunan warna divergen
red_graysebagai palet untuk plot Anda. Ini menggunakan warna Anda, tetapi break-nya belum informatif. - Tambahkan break tetap untuk skala warna:
c(-5e6, -5e3, -5e2, -5e1, 5e1, 5e2, 5e3, 5e6)
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# Print migration
# Diverging "RdGy" palette
red_gray <- brewer.pal()
# Use red_gray as the palette
tm_shape(migration) +
tm_raster() +
tm_legend(outside = TRUE, outside.position = c("bottom"))
# Add fixed breaks
tm_shape(migration) +
tm_raster() +
tm_legend(outside = TRUE, outside.position = c("bottom"))