MulaiMulai sekarang secara gratis

Menggabungkan atribut data

merge() secara default menggabungkan berdasarkan kolom dengan nama yang sama di kedua himpunan data. Dalam kasus Anda, ini tidak tepat karena kolom ID bernama tract di satu himpunan data dan TRACTCE di himpunan data lainnya. Untuk mengatasinya, merge() memiliki argumen opsional by.x dan by.y, tempat Anda dapat menentukan nama kolom yang akan digunakan sebagai kunci penggabungan pada masing-masing himpunan data.

merge() mengembalikan objek Spatial___DataFrame baru, sehingga Anda dapat meninjau hasilnya dengan memplot menggunakan tmap.

Mari kita lanjutkan dan gabungkan.

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Memvisualisasikan Data Geospasial di R

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Gunakan merge(), dengan objek spasial nyc_tracts sebagai argumen pertama dan data frame nyc_income sebagai argumen kedua. Tentukan by.x = "TRACTCE" dan by.y = "tract". Simpan hasilnya dalam nyc_tracts_merge.
  • Gunakan summary() pada nyc_tracts_merge untuk memastikan objek tersebut adalah SpatialPolygonsDataFrame dan datanya juga memuat kolom estimate yang dibutuhkan dari nyc_income.
  • Gunakan tm_shape() dan tambahkan layer tm_fill() untuk membuat peta koroplet nyc_tracts_merge, dengan memetakan warna ke estimate.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

library(sp)
library(tmap)

# Merge nyc_tracts and nyc_income: nyc_tracts_merge


# Call summary() on nyc_tracts_merge


# Choropleth with col mapped to estimate
Edit dan Jalankan Kode