MulaiMulai sekarang secara gratis

P-I-E yang tersohor

Secara intuitif, Anda bisa memandang bagan pai sebagai bagan batang bertumpuk yang ‘dibungkus’ mengelilingi sumbu pusat. Kebetulan, intuisi ini sangat sesuai dengan cara pembuatannya di ggplot2.

Kode yang disediakan merangkum data who_disease menjadi sebuah data frame yang berisi tiga penyakit: measles, mumps, dan other, beserta total jumlah kasusnya dalam data.

Tugas Anda adalah mengubah objek ggplot kosong menjadi bagan batang bertumpuk, lalu menjadi bagan pai dengan menggunakan transformasi coord_polar(theta = 'y').

Perhatikan bahwa saya menetapkan x = 1 pada estetika. Ini karena kita hanya menginginkan satu bagan batang di sini. Kita akan mempelajari beberapa bagan batang bertumpuk pada pelajaran berikutnya!

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Praktik Terbaik Visualisasi di R

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Tambahkan geometri kolom (geom_col()) ke objek ggplot yang disediakan.
  • Beralih ke koordinat polar dengan menambahkan coord_polar().

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

# Wrangle data into form we want. 
disease_counts <- who_disease %>%
	mutate(disease = ifelse(disease %in% c('measles', 'mumps'), disease, 'other')) %>%
	group_by(disease) %>%
	summarise(total_cases = sum(cases))

ggplot(disease_counts, aes(x = 1, y = total_cases, fill = disease)) +
	# Use a column geometry.
	___ 
	# Change coordinate system to polar and set theta to 'y'.
	___
Edit dan Jalankan Kode