MulaiMulai sekarang secara gratis

Mengatur urutan tumpukan agar mudah dibaca

Pada plot sebelumnya, karena kita mengelompokkan semua penyakit yang bukan campak (measles) dan gondongan (mumps) ke dalam kategorinya sendiri, wajar jika kita kurang memedulikan lintasan kategori 'other' dibandingkan dengan campak dan gondongan.

Karena itu, plot yang kita buat memiliki masalah. Cara batang ditumpuk—campak di atas, gondongan di tengah, dan other di bawah—menyulitkan kita untuk mendapatkan intuisi yang baik tentang perilaku gondongan dari waktu ke waktu karena garis dasarnya tidak konstan akibat perubahan nilai pada proporsi campak.

Ggplot mengurutkan batang dan legenda berdasarkan urutan variabel yang ditemuinya dalam himpunan data. Untuk menimpanya, ubah kolom disease menjadi faktor dengan levels sesuai urutan yang ingin kita gunakan pada plot.

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Praktik Terbaik Visualisasi di R

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Ubah fungsi mutate dalam pipeline manipulasi data untuk mengubah disease menjadi faktor dengan levels = c('measles', 'other', 'mumps').
  • Gambar ulang menggunakan kode yang sama seperti pada latihan sebelumnya.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

disease_counts <- who_disease %>%
	mutate(
		disease = ifelse(disease %in% c('measles', 'mumps'), disease, 'other') %>% 
		factor(___) # change factor levels to desired ordering
	) %>%
	group_by(disease, year) %>%
	summarise(total_cases = sum(cases)) 

# plot
ggplot(disease_counts, aes(x = year, y = total_cases, fill = disease)) +
	geom_col(position = 'fill')
Edit dan Jalankan Kode