Hitung confusion matrix
Seperti yang Anda lihat di video, confusion matrix adalah alat yang sangat berguna untuk mengalibrasi keluaran model dan menelaah semua kemungkinan hasil prediksi Anda (true positive, true negative, false positive, false negative).
Sebelum Anda membuat confusion matrix, Anda perlu “memotong” probabilitas terprediksi pada ambang tertentu untuk mengubah probabilitas menjadi faktor prediksi kelas. Gabungkan ifelse() dengan factor() sebagai berikut:
pos_or_neg <- ifelse(probability_prediction > threshold, positive_class, negative_class)
p_class <- factor(pos_or_neg, levels = levels(test_values))
confusionMatrix() di caret menyempurnakan table() dari base R dengan menambahkan banyak statistik tambahan yang berguna selain laju dasar dalam tabel. Anda dapat menghitung confusion matrix (beserta statistik terkait) menggunakan hasil prediksi serta hasil aktual, misalnya:
confusionMatrix(p_class, test_values)
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Machine Learning dengan caret di R
Petunjuk latihan
- Gunakan
ifelse()untuk membuat vektor karakter,m_or_ryang bernilai kelas positif,"M", ketikaplebih besar dari 0.5, dan kelas negatif,"R", selain itu. - Konversi
m_or_rmenjadi faktor,p_class, dengan level yang sama seperti miliktest[["Class"]]. - Buat confusion matrix dengan
confusionMatrix(), berikanp_classdan kolom"Class"dari himpunan datatest.
Latihan interaktif praktis
Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.
# If p exceeds threshold of 0.5, M else R: m_or_r
# Convert to factor: p_class
# Create confusion matrix