Pertukaran (trade-off) dalam resampling
Sebuah perusahaan teknologi besar ingin memprediksi pengunduran diri karyawan (attrition) untuk meningkatkan retensi. Namun, hanya 12% karyawan yang keluar, sehingga model sebagian besar dilatih pada kasus "tetap" (88%), yang membuatnya sulit mendeteksi mereka yang berisiko keluar.
Untuk mengatasi ketidakseimbangan ini, analis HR menggunakan resampling sintetis untuk membuat lebih banyak kasus "keluar" dan menyeimbangkan data.
Sebuah persyaratan kunci: model harus menghindari salah klasifikasi karyawan loyal sebagai "berisiko tinggi keluar," agar tidak terjadi pemborosan upaya retensi.
Model dievaluasi menggunakan:
- Akurasi pelatihan: prediksi benar pada data pelatihan.
- Akurasi uji: prediksi benar pada data baru.
- Presisi: berapa banyak dari yang diprediksi keluar benar-benar keluar.
| Metric | Model A (tanpa resampling) | Model B (dengan resampling) |
|---|---|---|
| Training accuracy | 85% | 95% |
| Test Accuracy | 82% | 85% |
| Precision | 80% | 68% |
Latihan ini merupakan bagian dari kursus
Probabilitas Lanjutan: Ketidakpastian dalam Data
Latihan interaktif langsung
Ubah teori menjadi aksi dengan salah satu latihan interaktif kami
Mulai latihan