MulaiMulai sekarang secara gratis

Simulasikan model MA(q)

Moving average (MA) juga bergantung pada iterasi sebelumnya. Berbeda dengan model AR, ketergantungannya ada pada komponen noise.

Berikut algoritme dalam R:

ma1 <- function(n, mu, theta, sd) {
  q <- length(theta)
  x <- numeric(n)
  eps <- rnorm(n, 0, sd)
  for(i in seq(q + 1, n)) {
    value <- mu + eps[i]
    for(j in seq_len(q)) {
      value <- value + theta[j] * eps[i - j]
    }
    x[i] <- value
  }
  x
}

n adalah jumlah observasi hasil simulasi, mu adalah nilai harapan, theta adalah vektor numerik koefisien moving average, dan sd adalah simpangan baku dari noise.

Sebelumnya di bab ini, Anda menggunakan R::rnorm() untuk menghasilkan satu bilangan dari sebaran normal. Ada juga Rcpp::rnorm(), yang dapat menghasilkan seluruh vektor numerik sekaligus. Fungsinya menerima argumen yang sama seperti rnorm() di R. Lengkapi definisi fungsi ma2(), terjemahan C++ dari ma1().

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Mengoptimalkan Kode R dengan Rcpp

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Hasilkan vektor noise sebagai eps. Gunakan rnorm() dari namespace Rcpp (bukan dari namespace R).
  • Di dalam perulangan luar, hitung value sebagai mu ditambah nilai noise ke-i.
  • Di dalam perulangan dalam, tambah value dengan elemen ke-j dari theta dikalikan elemen ke-"i minus j minus 1" dari eps.
  • Setelah perulangan, setel elemen ke-i dari x menjadi value.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

#include 
using namespace Rcpp ;

// [[Rcpp::export]]
NumericVector ma2( int n, double mu, NumericVector theta, double sd ){
  int q = theta.size(); 
  NumericVector x(n);
  
  // Generate the noise vector
  NumericVector eps = ___(___, 0.0, ___);
    
  // Loop from q to n
  for(int i = q; i < n; i++) {
    // Value is mean plus noise
    double value = ___ + ___;
    // Loop from zero to q
    for(int j = 0; j < q; j++) {
      // Increase by the jth element of theta times
      // the "i minus j minus 1"th element of eps
      value += ___ * ___;
    }
    // Set ith element of x to value
    ___ = ___;
  }
    return x ;
}

/*** R
d <- data.frame(
  x = 1:50,
  y = ma2(50, 10, c(1, -0.5), 1)
)
ggplot(d, aes(x, y)) + geom_line()
*/
Edit dan Jalankan Kode