MulaiMulai sekarang secara gratis

Menggunakan operasi dense layer

Kita telah melihat cara mendefinisikan dense layer di tensorflow menggunakan aljabar linear. Pada latihan ini, kita akan melewati aljabar linear dan membiarkan keras menangani detailnya. Ini memungkinkan kita membangun jaringan di bawah ini, yang memiliki 2 hidden layer dan 10 fitur, dengan kode yang lebih sedikit dibandingkan jaringan dengan 1 hidden layer dan 3 fitur.

This image depicts an neural network with 10 inputs nodes and 1 output node.

Untuk membangun jaringan ini, kita perlu mendefinisikan tiga dense layer, yang masing-masing menerima layer sebelumnya sebagai masukan, mengalikannya dengan bobot, dan menerapkan fungsi aktivasi. Perhatikan bahwa data masukan telah didefinisikan dan tersedia sebagai tensor 100x10: borrower_features. Selain itu, modul keras.layers tersedia.

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Pendahuluan TensorFlow di Python

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Atur dense1 sebagai dense layer dengan 7 node keluaran dan fungsi aktivasi sigmoid.
  • Definisikan dense2 sebagai dense layer dengan 3 node keluaran dan fungsi aktivasi sigmoid.
  • Definisikan predictions sebagai dense layer dengan 1 node keluaran dan fungsi aktivasi sigmoid.
  • Cetak bentuk dense1, dense2, dan predictions secara berurutan menggunakan metode .shape. Mengapa setiap tensor ini memiliki 100 baris?

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

# Define the first dense layer
dense1 = keras.layers.Dense(____, activation='____')(borrower_features)

# Define a dense layer with 3 output nodes
dense2 = ____

# Define a dense layer with 1 output node
predictions = ____

# Print the shapes of dense1, dense2, and predictions
print('\n shape of dense1: ', dense1.shape)
print('\n shape of dense2: ', ____.shape)
print('\n shape of predictions: ', ____.shape)
Edit dan Jalankan Kode