MulaiMulai sekarang secara gratis

Waktu adalah kunci

Tanggal mulai dan berakhirnya suatu musim dapat berbeda tergantung siapa yang Anda tanya. Orang di Australia akan mengatakan bahwa musim semi dimulai pada 1 September. Masyarakat Irlandia di Belahan Bumi Utara akan bersikukuh bahwa musim semi dimulai pada 1 Februari, bertepatan dengan perayaan Hari St. Brigid. Ada juga perbedaan antara musim astronomi dan meteorologi: sementara astronom terbiasa dengan ekuinoks dan solstis, meteorolog membagi tahun menjadi 4 musim tetap yang masing-masing berdurasi tiga bulan. (sumber: www.timeanddate.com)

Sebuah vektor astro, yang berisi string karakter yang merepresentasikan tanggal dimulainya 4 musim astronomi, telah didefinisikan di ruang kerja Anda. Demikian pula, sebuah vektor meteo juga telah dibuat untuk Anda, berisi tanggal awal musim menurut meteorologi.

Latihan ini adalah bagian dari kursus

R Tingkat Menengah

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Gunakan as.Date() untuk mengonversi vektor astro menjadi vektor yang berisi objek Date. Anda akan memerlukan simbol %d, %b, dan %Y untuk menentukan format. Simpan vektor hasilnya sebagai astro_dates.
  • Gunakan as.Date() untuk mengonversi vektor meteo menjadi vektor dengan objek Date. Kali ini, Anda memerlukan simbol %B, %d, dan %y untuk argumen format. Simpan vektor hasilnya sebagai meteo_dates.
  • Dengan kombinasi max(), abs(), dan -, hitung selisih absolut maksimum antara awal musim astronomi dan meteorologi, yaitu astro_dates dan meteo_dates. Cukup cetak selisih maksimum ini ke keluaran konsol.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

# Convert astro to vector of Date objects: astro_dates


# Convert meteo to vector of Date objects: meteo_dates


# Calculate the maximum absolute difference between astro_dates and meteo_dates
Edit dan Jalankan Kode