MulaiMulai sekarang secara gratis

Fitur frekuensi untuk satu akun

Fitur frekuensi menghitung seberapa sering suatu peristiwa terjadi di masa lalu. Membuat fitur seperti ini membantu mendeteksi perilaku yang tidak wajar. Dalam video, Anda mempelajari cara membuat fitur frekuensi berdasarkan fitur kategorikal.

Sekarang Anda disediakan data transaksi milik Bob. Salah satu kolom bernama channel_cd yang menunjukkan saluran pembayaran yang digunakan Bob untuk membukukan setiap transaksinya. Anda akan membuat fitur frekuensi bernama freq_channel berdasarkan kolom channel_cd menggunakan fungsi rollapply(). Anda dapat menggunakan ?rollaply di konsol untuk melihat dokumentasi fungsi.

Himpunan data trans_Bob, serta paket zoo dan dplyr, telah dimuat di ruang kerja Anda.

Latihan ini adalah bagian dari kursus

Deteksi Fraud di R

Lihat Kursus

Petunjuk latihan

  • Tulis fungsi frequency_fun() yang menerima steps dan channel sebagai masukan, menghitung jumlah langkah, dan menjumlahkan seberapa sering channel terbaru telah digunakan sebelumnya.
  • Buat fitur freq_channel dengan menggunakan fungsi rollapply pada kolom transfer_id. Fitur ini harus menghitung seberapa sering suatu channel_cd tertentu telah digunakan sebelumnya.
  • Cetak fitur channel_cd, freq_channel, dan fraud_flag. Periksa fitur yang baru dibuat.

Latihan interaktif praktis

Cobalah latihan ini dengan menyelesaikan kode contoh berikut.

# Frequency feature based on channel_cd
frequency_fun <- function(steps, channel) {
  n <- ___(___)
  frequency <- ___(___[1:n] == ___[___])
  return(frequency)
}

# Create freq_channel feature
freq_channel <- ___(trans_Bob$___, width = list(-1:-length(trans_Bob$___)), partial = ___, FUN = ___, trans_Bob$___)

# Print the features channel_cd, freq_channel and fraud_flag next to each other
freq_channel <- c(0, freq_channel)
cbind.data.frame(trans_Bob$___, ___, trans_Bob$fraud_flag)
Edit dan Jalankan Kode