Reaktivitas: variabel reaktif tersusun
Setiap kali nilai suatu variabel reaktif (atau sebuah input) berubah, kode yang menggunakan variabel reaktif tersebut akan dijalankan ulang. Untuk menentukan kode apa yang berjalan ketika sebuah variabel reaktif berubah nilainya, Shiny membuat grafik dependensi dari kode tersebut. Secara umum, jika x bergantung pada y dan y bergantung pada z, maka mengubah z akan membuat y diperbarui, yang pada gilirannya memicu x untuk diperbarui.
Berikut contoh variabel reaktif yang bergantung pada variabel reaktif lainnya:
x <- reactive({
input$num1 + 5
})
y <- reactive({
x() + input$num2
})
Pada kode di atas, kapan nilai y diperbarui?
Latihan ini adalah bagian dari kursus
Studi Kasus: Membangun Aplikasi Web dengan Shiny di R
Latihan interaktif praktis
Ubah teori menjadi tindakan dengan salah satu latihan interaktif kami.
Mulai berolahraga